Keefektifan Pemberian Aromaterapi Kapulaga Untuk Menekan Rasa Mual Setelah Dilakukan Tindakan Regional Anestesi Sub Arachnoid Blok (SAB) Di Instalasi Anestesi RSUD dr. Saiful Anwar Malang.

Detail Cantuman

Skripsi

Keefektifan Pemberian Aromaterapi Kapulaga Untuk Menekan Rasa Mual Setelah Dilakukan Tindakan Regional Anestesi Sub Arachnoid Blok (SAB) Di Instalasi Anestesi RSUD dr. Saiful Anwar Malang.

XML

ABSTRAK

Kapyarso, Seksiono. 2022. Keefektifan Pemberian Aromaterapi Kapulaga Untuk Menekan Rasa Mual Setelah Dilakukan Tindakan Regional Anestesi Sub Arachnoid Blok (SAB) Di Instalasi Anestesi RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, STIKes Maharani Malang. Pembimbing: Ns. Lilla Maria, M.Kep; Ns. Risna Yekti, M.Kep

Regional anestesi-spinal adalah tehnik anestesi terbaik dan murah,akan tetapi anestesi spinal juga mempunyai kekurangan seperti terjadinya hipotensi, bradicardi, apnea, pernafasan tidak adekuat, neusea/mual dan muntah, pusing kepala pasca pungsi lumbal, blok spinal tinggi atau spinal total. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan aromaterapi kapulaga menekan rasa mual pada pasien yang telah dilakukan Regional Anestesi Sub Arachnoid Blok ( RA- SAB ) di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar Malang. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian Quasy Eksperimen, rancangan penelitian menggunakan post test only control group design. Dalam desain ini terdapat satu kelompok yang masing-masing dipilih secara random. Kelompok pertama sebagai kontrol sebanyak 25 responden dan kelompok ke dua diberikan perlakuan (aromaterapi kapulaga) sebanyak 24 responden. Respomden diambil dengan teknik purposive sampling. Kuesioner yang digunakan Rhodes Index Nausea Vomiting and Retching (RINVR) untuk pengambilan data. Dari analisis menggunakan uji Mann Whitney, dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, didapatkan hasil p value sebesar 0,000 atau p value < 0,05. Nilai median skor PONV/RINVR pada kelompok kontrol sebesara 7.00±5.00 relatif lebih tinggi dibandingkan kelompok intervensi (pemberian aromaterapi kapulaga) sebesar2.50±2.75. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Nilai mual yang dirasakan oleh kelompok intervensi lebih rendah dari kelompok kontrol karena aromaterapi kapulaga yang diberikan dapat memberikan rasa relaks sehingga mengurangi rasa mual. Saran penelitian ini, adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai efektivitas aromaterapi ekstrak kapulaga dengan kriteria sampel yang lebih ketat.

Kata Kunci : Mual, Anastesi, , Ekstrak kapulaga


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
SEKSIONO KAPYARSO - Personal Name
Student ID
2014314201080
Dosen Pembimbing
Ns. Lilla Maria, S.Kep., M.Kep - - Dosen Pembimbing 1
Ns. Risna Yekti Mumpuni, S.Kep., M.Kep. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
Keperawatan
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit StiKes Maharani Malang : Malang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
R 2022 KEP
Copyright
STIKes Maharani Malang
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya