Article
Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar dan Halus Bayi Usia 6-12 Bulan di Viandika Babyspa
XMLPerkembangan motorik menjelaskan tentang pergerakan tubuh melalui gangguan perkembangan aktivitas
saraf pusat, saraf tepi dan otot. Di Indonesia bayi yang mengalami gangguan perkembangan motorik berkisar
45,12% Salah satunya terdapat di jawa barat berkisar 30% bayi mengalami gangguan perkembangan disebabkan
oleh kurangnya pemberian stimulasi. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan pendekatan One Group
Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi 6-12 bulan yang melakukan pijat bayi sebanyak
30 orang dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30
orang dengan total populasi. Analisis data dengan menggunakan data univariat dan bivariat dengan uji wilxocon.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa peningkatan motorik dilakukan pemijatan perkembangan sesuai dengan tahap
12 ( 80%), Perkembangan meragukan 3 (20%), dan tidak dilakukan pemijatan perkembangan sesuai dengan tahap
3(20%), perkembangan meragukan 2 (13,3%) perkembangan menyimpang 10 (66,7%). Berdasarkan hasil uji
wilxocon nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000. Dapat disimpulkan ada efektifitas dilakukan-tidak dilakukan pijat
bayi terhadap peningkatan motorik pada bayi usia 6-12 bulan di Viandika Baby Spa.
Keyword: Pijat Bayi, Motorik Kasar, Motorik Halus
Detail Information
| Item Type |
artikel
|
|---|---|
| Penulis | |
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Program Studi Diploma Tiga Kebidanan
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | StiKes Maharani Malang : STIKES MAHARANI MALANG LIBRARY., |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright | |
| Doi |








